1.
Keterlibatan
Kerja
a.
Pengertian
Keterlibatan Kerja
Robbin (2006: 94) mengatakan bahwa
keterlibatan kerja didefinisikan sebagai mengukur derajat sejauh mana seseorang
secara psikologis mengaitkan dirinya ke pekerjaanya dan menganggap tingkat
kinerjanya sebagai hal penting bagi harga diri. Karyawan dengan tingkat
keterlibatan kerja yang tinggi dengan kuat mengaitkan dirinya ke jenis kerja
yang dilakukan dan benar-benar peduli dengan jenis kerja itu.
Selanjutnya, Robbin dan Judge (2017: 46)
mengatakan bahwa keterlibatan kerja adalah yang mengukur tingkat di mana
orang-orang mengidentifikasi secara psikologi dengan pekerjaannya dan
menganggap kinerja mereka yang dihargai penting untuk nilai diri. Pekerja
dengan tingkat keterlibatan kerja yang tinggi mengidentifikasi secara kuat dan
benar-benar peduli dengan jenis pekerjaan yang mereka lakukan.
Sedangkan, menurut Wuradji (2011: 30)
mengatakan bahwa keterlibatan kerja merupakan keadaan karyawan untuk menyatu
dengan pekerjaannya dan dengan kesadarannya sendiri berpartisipasi secara aktif
dalam tugas organisasi, serta menghargai pekerjannya sebagai sesuatu yang
berharga. Karyawan yang memiliki Job
involvement yang tinggi akan berusaha bekerja sebaik-baiknya, berusaha
meningkatkan kinerjanya dalam upaya memajukan organisasi secara keseluruhan.
Sementara, Lodahl dan Krejner (1965)
dalam Cohen (2003:28) berpendapat bahwa keterlibatan kerja adalah internalisasi
tentang segala nilai-nilai yang baik di pekerjaan atau pentingnya nilai diri
bagi seseorang. Orang yang tidak terlibat pada kerja mereka atau organisasi
yang mempekerjakan mereka tidak dapat diharapkan merasakan kepuasan yang sama
dengan mereka yang terlibat dalam pekerjaan. Variabel ini menjelaskan bahwa dua
pekerja dapat mempunyai tingkat kepuasan yang berbeda untuk tingkat kinerja
yang sama (Gibson, Ivancevich dan Donneley, 1997:164). Oleh karena itu, job involvement penting untuk dilakukan penelitian karena
menunjukkan kenyataan di mana individu secara pribadi dilibatkan dengan peran
kerjanya (Wibowo, 2007: 231).
Dari beberapa pendapat diatas, dapat
disimpulkan bahwa keterlibatan kerja adalah identifikasi psikologis individu
dengan pekerjaannya dan mengangap kinerja mereka penting bagi citra diri
individu.